7 Kelebihan dan Kekurangan Iklan Situs Website

Sejak munculnya penggunaan internet, perspektif periklanan telah berubah ke arah yang baru. Banyak sekali orang saat ini menggunakan internet, jika Anda ingin mengiklankan merek Anda, maka situs web dapat menjadi salah satu pilihan terbaik. 
 
Platform internet telah memberikan kesempatan bagi banyak konsumen untuk berinteraksi dan mencari calon pengiklan. Pada dasarnya, ini membantu dalam interaksi pembeli dan penjual. Konsumen di sini tidak lain adalah pengguna internet biasa. Iklan yang terdapat di web dapat dalam format apa pun. Biasanya berupa banner gambar atau video. Setelah pengguna mengklik iklan, mereka akan diarahkan ke halaman pengiklan. Dari sana mereka akan dapat memperoleh informasi lebih lanjut tentang produk atau membeli produk secara langsung. 
 
Tidak diragukan lagi bahwa iklan web telah membantu banyak bisnis untuk mendapatkan pemberitahuan merek mereka dan untuk mencapai penjualan yang ditargetkan. Namun, iklan web tidak sempurna, ada beberapa kendala yang dihadapinya. Ketika memutuskan untuk menerapkan solusi periklanan web, pro dan kontra ini perlu dipertimbangkan oleh perusahaan. 
 
Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang  7 Kelebihan dan Kekurangan Website Advertising | Kekurangan & Manfaat Iklan Situs Web Menurut Jasa Web di Medan. Melalui posting ini, Anda akan mengetahui pro dan kontra menggunakan metode iklan web.

Keuntungan dari Iklan Situs Web

 
1. Keunikan
 
Sifat internet membuat iklan web menjadi strategi yang unik. Saat ini hampir tidak mungkin untuk menemukan seseorang yang tidak menggunakan world wide web. Melalui iklan web, iklan memiliki peluang yang sangat tinggi untuk menjangkau pelanggan potensial karena banyaknya pengguna global. 
 
2. Biaya
 
Dibandingkan dengan rencana periklanan lainnya, biaya yang terlibat dalam periklanan web relatif lebih sedikit. Ini pada akhirnya memberikan kesempatan bagi usaha kecil untuk dengan mudah memperluas basis pelanggan mereka. Pengiklan dibayar ketika pengunjung mengklik iklan atau melihatnya. 
 
Merek akan memutuskan jenis kampanye apa yang akan mereka jalankan. Jika ini adalah kampanye PPC, pengiklan hanya dibayar jika pengunjung mengklik iklan. Artinya, merek tidak akan membayar hanya karena iklan mereka ditampilkan kepada pelanggan. 
 
3. Kontrol
 
Pengguna memiliki kontrol penuh atas iklan di iklan web. Menggunakan alat seperti google analytics, pengguna dapat melacak dan memantau kinerja iklan mereka. Untuk ini, mereka menggunakan metrik yang berbeda seperti BPK, RKT, Tayangan, dan Jangkauan iklan. Dengan data ini, pengguna dapat melakukan penyesuaian pada iklan mereka.
 
4. Kenyamanan
 
Pelanggan selalu merasa nyaman ketika datang ke iklan web. Iklan web sebagian besar berfungsi instan. Ketika pelanggan melihat iklan yang relevan dengan mereka, mereka kemungkinan besar akan mengkliknya untuk menemukan lebih banyak informasi. Jika mereka tertarik, mereka mungkin akan membeli produk tersebut. Tidak ada platform periklanan lain yang menawawarkan kenyamanan seperti ini kepada pelanggan.
 
5. Target Pelanggan
 
Tidak seperti teknik periklanan wide net tradisional yang digunakan dalam siaran televisi dan radio, iklan web memungkinkan untuk menargetkan segmen kelompok tertentu. Pengguna dapat memfilter grup yang ditargetkan berdasarkan lokasi geografis, jenis kelamin, usia, dan minat tertentu. Menampilkan iklan yang kemungkinan besar berdasarkan kebutuhan mereka. 
 
Dengan menggunakan ini, mereka tidak hanya akan dapat menjangkau pelanggan di seluruh dunia, mereka juga dapat mengidentifikasi kelompok pelanggan yang tertarik. Sehingga Anda dapat dengan mudah menemukan calon pelanggan yang kemungkinan besar akan membeli produk Anda.
 
6. Format Iklan
 
Iklan web menawarkan format iklan yang berbeda untuk setiap pengiklan. Setiap pengguna internet pasti pernah melihat teks atau iklan bergambar setidaknya sekali seumur hidup. Selain keduanya, ada format lain yang berbeda seperti kode QR, iklan tautan, tagar, video, dan kontes media sosial. Salah satu format iklan ini dapat dipilih oleh bisnis untuk menerapkan strategi pemasaran online mereka. 
 
7. Tidak Ada Batasan Waktu
 
Tidak ada batasan waktu untuk iklan web. Pengunjung akan dapat melihat iklan 24×7 selama mereka memiliki koneksi internet. Oleh karena itu, bisnis dapat beroperasi sepanjang waktu dengan iklan mereka. 
 
Ini juga nyaman bagi pelanggan karena mereka tidak tertekan untuk membeli produk. Mereka dapat meluangkan waktu mereka sendiri dalam meneliti tentang merek.

Kekurangan Iklan Situs Web

 
1. Konversi Penjualan
 
CTR (Click Through Rate) menentukan persentase sebenarnya dari pengguna yang mengklik iklan. Jumlah pengguna yang mengklik iklan setelah melihat relatif lebih rendah, yang membuat persentase RKPT menjadi lebih rendah juga. Ini karena banyak pemirsa memilih untuk mengabaikan iklan ini tidak peduli seberapa relevan kampanye tersebut bagi mereka. Beberapa bahkan memblokir iklan ini menggunakan ekstensi browser.
2. Ruang Iklan
 
Tidak semua ruang iklan cukup bagi bisnis untuk mengiklankan produk mereka. Oleh karena itu, mereka mungkin perlu cukup kreatif untuk menampilkan iklan di dalam ruang kecil. Namun, bekerja dengan ruang iklan terbatas mungkin tidak berhasil untuk setiap bisnis. Ada banyak opsi periklanan lain yang mungkin mereka pilih untuk dipertimbangkan.
 
3. Kompetisi
 
Banyak perusahaan mencoba memasarkan produk mereka melalui iklan web karena potensi yang terlibat di dalamnya. Misalnya, produk yang sama dari merek yang berbeda akan bersaing untuk visibilitasnya di iklan web. Tergantung pada pasar dan produk, persaingan bisa menjadi sengit. 
 
Tanpa strategi pemasaran yang tepat, pengguna tidak akan memiliki kesempatan untuk melawan mereka. Orang-orang juga dapat memilih untuk mengabaikan iklan Anda jika mereka menemukan opsi yang lebih baik. Untuk bisnis ini, selalu lebih baik untuk tetap menggunakan metode periklanan tradisional.
 
4. Gangguan Pelanggan
 
Beberapa pengunjung juga akan menemukan iklan yang mengganggu, akhirnya melupakan untuk tujuan apa mereka online. Hal ini dapat mengganggu serta mengganggu bagi pengunjung untuk melihat banyak iklan yang terisi di halaman web mereka. Terkadang iklan bisa sama sekali tidak relevan dengan konten yang diposting. Dalam hal ini, akan memakan waktu bagi pengunjung untuk memutuskan untuk mengklik iklan.
 
5. Berbagi Data
 
Beberapa pengunjung merasa ragu untuk membagikan data pribadi mereka ketika mereka tertarik dengan iklan tertentu. Oleh karena itu, mereka harus membuat keputusan apakah akan menawarkannya atau tidak. Bahkan jika pengunjung bersedia memberikan data, pengiklan harus mengikuti undang-undang privasi. Sebaliknya, jika mereka tidak bersedia memberikan, pengiklan harus mematuhi keputusan. 
6. Klik Ilegal
 
Klik ilegal/tidak valid terjadi ketika seseorang dengan sengaja mengklik iklan hanya untuk keuntungan pribadi mereka. Sekarang ini juga bisa terjadi ketika pengunjung secara tidak sengaja mengklik iklan beberapa kali. Ini dapat memengaruhi kepercayaan pengiklan terhadap program dan menyebabkan kerugian besar bagi mereka. Terkadang jaringan periklanan juga dapat memblokir akun Anda sebagai akibat dari klik penipuan.
 
7. Masalah Teknis
 
Masalah Teknis seperti situs down memang sering terjadi di internet. Ketika ini terjadi, tidak ada lagi iklan yang akan disiarkan ke pelanggan. Hal ini menyebabkan pengiklan kehilangan penjualan. 
 
Selain itu, masalah teknis juga bisa terjadi dari sisi pengunjung. Jika koneksi jaringan mereka lambat atau mengalami komplikasi browser apa pun dapat memengaruhi cara iklan ditampilkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *